Cara Menanam Tomat Hidroponik - Hallo sobat berkebun PAKET BERKEBUN, Pada sharing berkebun kali ini yang berjudul Cara Menanam Tomat Hidroponik, saya telah menyediakan artikel tentang cara berkebun dari awal sampai akhir. mudah-mudahan isi postingan atau artikel paket berkebun yang saya tulis ini dapat anda pahami dan praktekan. okelah, inilah artikelnya.
Cara Menanam Tomat Hidroponik di Dalam Pot dan Polybag
TOMAT HIDROPONIK – Teknik hidroponik adalah
teknik untuk menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah. Sehingga
untuk kamu yang ingin membudidayakan beberapa tanaman tetapi tidak punya
tanah yang memadai teknik ini adalah teknik yang bisa menjadi solusi
kamu.
Dan salah satu tanaman yang bisa dibudidaya menggunakan teknik
hidroponik ini adalah tanaman tomat. Tomat hidroponik ini sudah banyak
orang yang mencoba membudidayakannya.
Cara menanaman tomat hidroponik tidaklah susah. Sebenarnya tekniknya
sama dengan teknik menanaman tanaman hidroponik lainnya. Hanya berbeda
biji yang akan ditanam.
Berikut ini adalah tahap-tahap untuk menanam tomat hidroponik di dalam pot ataupun polybag.
Penyemaian Bibit Tomat
www.paketberkebun.ml
Sama dengan menanam tanaman pada umumnya. Biji yang akan ditanam
harus disemai terlebih dahulu agar bisa dijadikan bibit tanam. Cara
untuk menyemai bibit tomat sangatlah mudah.
Biji tomat yang sudah dikeringkan disemai di dalam wadah plastik
berbentuk kotak-kotak kecil dan berisikan media sekam, untuk hidroponik
media sekam yang digunakan adalah rockwool. Biji tomat ini disekam
kurang lebih selama 2 bulan.
Apabila bibit tomat sudah tumbuh kurang lebih 15 cm, artinya bibit
tomat tersebut sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam yang
sesungguhnya. Dalam hal ini media tanam yang digunakan adalah pot
ataupun polybag setinggi 30-35 cm.
Media Tanam Bibit Tomat
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, media tanam yang akan
digunakan adalah pot ataupun polybag. Media tanam ini diisikan arang
sekam sebanyak 2 kg. Sekam kering ini bisa berupa padi kering yang sudah
dibakar terlebih dahulu.
Setelah dimasukan arang sekam, media tanam nantinya akan ditaruh di
rumah kaca dan jarak antara media tanam satu dengan yang lainnya sekitar
30-40 cm. Pemisahan ini bertujuan agar nantinya tanaman tomat yang
tumbuh tidak saling bersingguhan satu dengan yang lainnya.
Proses Penanaman Tomat
Penanaman adalah tahap untuk memindahkan bibit tomat yang sudah
disemai ke dalam media tanam yang berupa polybag ataupun pot yang sudah
diisikan arang sekam. Apabila kamu ingin meningkatkan kesuburan media
tanam yang kamu gunakan. Lebih baik kamu tambahkan nutrisi untuk media
tanam, seperti nutrisi AB mix ke dalam lubang sekam yang sudah di
siapkan.
Dan pastikan saat penyiraman nutrisi media tanam, bagian daun tanaman
tidak terkena cipratan nutrisi tersebut. Karena bisa fatal akibatnya.
Dan usahakan juga daun tidak menyentuh arang sekam.
Pemeliharaan Tomat Hidroponik
Pemeliharaan tanaman tomat hidroponik ini agak berbeda dengan tanaman
hidroponik lainnya. Karena dalam peletakkannya tomat hidroponik lebih
baik di letakkan di dalam rumah kaca dengan tujuan untuk menghindari
serangan hama yang akan merugikan kita.
Selain itu cara pemeliharaanya sama dengan tanaman hidroponik
lainnya. Sehingga kita tidak terlalu repot untuk membudidayakan tanaman
tomat ini dengan teknik hidroponik.
Benih Tomat Rutin Dicek
Ada beberapa cara untuk mengecek tanaman tomat hidroponik ini.
Pengecekan harus dilakukan secara rutin apabila kamu ingin mendapatkan
hasil yang memuaskan. Untuk jadwal pengecekan ini kamu bisa melakukannya
1 minggu 2 kali atau satu minggu sekali.
Hal yang harus dicek adalah daun-daun yang jatuh ke media tanam,
apabila terkena hama lebih baik berikan nutrisi untuk daun agar
terhindar dari hama lainnya. Kemudian mengecek apabila adanya serangga
ataupun hama yang menempel di tanaman dan terakhir adalah membuang tomat
yang busuk.
Pembuangan tomat yang busuk ini sangat diperlukan. Karena apabila ada
tomat busuk yang dibiarkan maka bisa menyebar ke tomat lainnya.
Sehingga kamu bisa mendapatkan rugi besar. Maka dari itu kamu harus
lebih jeli untuk melihat tomat yang busuk.
Tomat Hidroponik Rutin Disiram
Untuk penyiraman tanaman tomat ini biasanya dilakukan bersamaan
dengan pemupukan. Karena pupuk yang digunakan untuk tanaman hidroponik
adalah pupuk yang harus dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air,
sehingga pupuk tersebut juga menjadi nutrisi bagi tanaman.
Dan pupuk yang digunakan bukanlah pupuk biasa, akan tetapi pupuk
khusus tanaman hidroponik. Pupuk yang biasanya digunakan adalah Nutrisi
AB mis dan Lewatit HD-5.
Dan waktu penyiraman lebih baik dilakukan pada jam 7 pagi ataupun jam
4 sore. Karena pada waktu itu suhu rumah kaca sedang dalam keadaan
normal.
Saatnya Panen Tomat
www.paketberkebun.ml
Biasa pemanenan tomat hidroponik ini dapat dilakukan setelah 2-3
bulan setelah masa tanam. Dan satu tanaman tomat hidroponik kamu bisa
memanennya sebanyak 2 kali, dan dalam selang waktu 10 bulan. Apabila
sudah mengalami 2 kali panen, maka tomat sudah harus diganti dengan biji
baru.
Untuk tomat hidroponik lebih baik jangan dicuci terlebih dahulu agar
tidak mudah mengalami busuk. Jadi lebih baik kamu bersihkan menggunakan
kain kering dan segera dipack apabila kamu ingin menjualnya.
Pengendalian Hama
Untuk pengendalian hama tomat hidroponik kita juga harus
berhati-hati. Apabila kita tidak teliti kita bisa membuat tomat yang
kita tanam susah payah akan gagal. Maka dari itu kita harus lebih sering
mengeceknya dengan teliti.
Untuk membersihkannya kamu bisa membersihkannya langsung dan
memusnahkannya. Kamu juga harus memotong daun-daun yang menguning, hal
ini dianjurkan agar daun yang lainnya tidak ikut menguning dan merugikan
tanaman kita.
Selain itu kamu juga bisa menggunakan pestisida nabati untuk
membersihkan hama yang ada pada tanaman kamu. Dan apabila sudah terdesak
dan sudah sulit untuk membersihkannya, kamu bisa menggunakan
insektisida dan fungisida kimia untuk tanaman kamu. Tetapi jangan
terlalu banyak, sesuaikan dosisnya dengan yang dianjurkan.
Tips Nutrisi Untuk Tomat Hidroponik
Seperti yang dijelaskan di awal, untuk nutrisi tomat hidroponik kamu
bisa menggunakan AB mix. Dan untuk menggunakan AB mix kita harus tahu
kadar yang akan digunakan untuk tanaman kita. Berikut ini adalah cara
membuat AB mix dan juga dosis yang dibutuhkan untuk tanaman kamu: Cara Membuat:
Larutkan Pekatan A hingga menjadi 500ml
Dan juga Larutkan pekatan B hingga menjadi 500ml
Dosis:
Untuk masa semai: 3ml pekatan A ditambah dengan 3ml pekatan B untuk 1 liter air.
Untuk masa pertumbuhan: 5ml pekatan A dicampur 5ml pekatan B untuk 1 liter air.
Masa pembuahan: 7ml pekatan A dan 7ml pekatan B untuk 1 liter air.
Untuk masa pembuahan ini kamu bisa menaikan dosisnya hingga 10ml per 1
liter air agar bunga tidak mudah rontok.
Selain menanam di dalam pot ataupun polybag kamu juga bisa menanamnya
di dalam media tanam lainnya seperti botol plastik. Caranya pun tidak
jauh berbeda dengan cara menanam tomat hidroponik di pot atau polybag.
Hanya perlu tahap khusus untuk menyiapkan media tanamnya.
Nah, itu dia cara menanam tomat hidroponik di pot ataupun polybag.
Mudah bukan? Hanya membutuhkan kesabaran untuk menunggu biji dan masa
tumbuhnya kamu sudah bisa menikmati tomat segar sendiri ataupun bisa
kamu jual.
Semoga artikel dapat bermanfaat untuk kita semua dan bisa menjadi
amal jariyah untuk kita semua yang menyebarkannya. Sekian dari saya
terimakasih sudah membaca artikel ini.
Demikianlah Artikel Cara Menanam Tomat Hidroponik
Sekian PAKET BERKEBUN Cara Menanam Tomat Hidroponik, mudah-mudahan bisa memberi manfaat dan menghasilkan untuk anda semua. baiklah, sekian postingan atau artikel yang kami buat kali ini.
Anda sedang membaca artikel Cara Menanam Tomat Hidroponik dan artikel ini url permalinknya adalah https://paket-berkebunhidroponik.blogspot.com/2018/08/cara-menanam-tomat-hidroponik.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.